Agen Poker Terbesar - Nelayan Muara Angke di Jakarta Utara menggelar nadran. Kegiatan yang diikuti ratusan keluarga nelayan tersebut dilakukan sebagai wujud syukur atas semua karunia Tuhan Yang Maha Esa. Dengan nadran mereka juga berharap tahun depan hasil tangkapan ikan meningkat.
Kegiatan Pesta Laut Nelayan Tradisional Kali Adem Muara Angke ini, mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat. Itu terlihat dari rona bahagia dan kemeriahan acara yang dikemas dengan apik oleh panitia penyelenggara, Seperti yang dilansir oleh
Agen Poker Terbesar Pokercino.com
“Nadran adalah upacara tradisi nelayan di pesisir utara Pulau Jawa. Penyelenggaraannya dilakukan setahun sekali, terutama menjelang saat datangnya musim yang baik bagi nelayan untuk melaut mencari ikan,” kata Haji Carman, Ketua Panitia Pesta Laut Nelayan Tradisional Kali Adem Muara Angke.
Upacara nadran intinya adalah sedekah bumi yang berupa melarung kepala kerbau dan sesajian dari aneka makanan yang disiapkan segenap warga nelayan untuk dibawa ke tengah laut yang di antar oleh ratusan kapal diringi nelayan beserta keluarga mereka.
Berbagai spanduk dan umbul-umbul terlihat memenuhi setiap sudut kawasan perkampungan nelayan Muara Angke, yang membuat kesan meriah acara sangat terasa. Begitu juga dengan sederet rangkaian acara yang telah di persiapkan oleh panita untuk menghibur warga nelayan setempat, seperti, pertunjukan wayang, debus, sandiwara rakyat, bazaar dan sederet kegiatan yang lainnya.
“Dalam Nadran kali ini, kami sengaja mengisi berbagai rangkaian kegiatan acara untuk memberi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan yang menyaksikan. Untuk itu, kegiatan ini sengaja kami gelar selama dua hari, yang telah di mulai dari Sabtu, (12/12/2015) kemarin,” kata Haji Carman.
Setelah sesepuh memanjatkan doa, kemudian melepas (melarung) sesajian dan kepala kerbau ke tengah laut yang di ikuti oleh ratusan kapal nelayan, warga berhamburan ke dalam laut untuk berebut sesajian. “Kami meyakini, siapa yang mendapatkan sesajian itu, maka akan banyak kebaikan yang diperoleh pada musim selanjutnya.” Tuturnya.
Menurut pengakuan warga setempat, Nadran yang mereka lakukan kali ini jauh lebih meriah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Pada Nadran kali ini, kami mendapat dukungan dari Pluit City. Kami sangat berterima kasih sekali atas kepedulian yang telah diberikan pada kami, sehingga acara Nadran dapat dilaksanakan dengan meriah dalam rangka merawat tradisi kami,” kata Ratno warga Muara Angke, yang juga menjadi salah satu panitia pada kegiatan tersebut.
Hal itu diakui oleh Pramono, AVP Public Relations & General Affair PT. Muara Wisesa Samudera (MWS)-Pluit City. “Benar, kami berpartisipasi dalam Pesta Laut ini. Selain sebagai bentuk keharmonisan dan kedekatan Pluit City dengan warga Muara Angke, kami melihat tradisi Nadran ini merupakan budaya yang perlu dirawat oleh nelayan Muara Angke,” jelas Pramono. Ia menambahkan bahwa telah banyak CSR lain yang diberikan Pluit City kepada Muara Angke antara lain santunan yatim, pemberian kurban, pembangunan tempat belajar, perbaikan jalan, dan lain-lain.
Dalam sambutannya, H. Noer Indradjaja, Wakil Direktur Utama Agung Podomoro Land, mengatakan, “Kami sangat menghargai tradisi yang telah dilakukan oleh para nelayan selama ini. Kekuatan budaya merupakan kearifan lokal yang perlu dijaga secara terus menerus. Kegiatan semacam ini perlu kita dukung bersama, makanya tidak mengherankan jika banyak dari keluarga Pluit City ikut hadir dalam memeriahkan kegiatan Nadran oleh warga nelayan Muara Angke”.
Dalam acara tersebut H Noer mendapatkam cinderamata yang diberikan oleh para nelayan Muara Angke sebagai simbol kebersamaan antara Pluit City dan nelayan Muara Angke.
Agen Poker Terbesar Pokercino.com