Poker Online Indonesia - Isak tangis keluarga Monang Hutabarat, salah seorang anggota organisasi kemasyarakatan yang tewas saat terjadi bentrok di Medan pada Sabtu kemarin, pecah di rumah duka.
Istri korban sempat pingsan karena tidak menyangka suaminya meninggal menjadi korban bentrokan. Salah satu anggota ormas sempat diduga akan melakukan penyerangan ke rumah duka, namun aparat TNI dan Polri yang berjaga jaga dapat mengantisipasi hal tersebut, Seperti yang dilansir oleh
Poker Online Indonesia Pokercino.com
Usai diautopsi, jenazah Monang langsung di bawa ke rumah duka, di Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, pada Minggu (31/1/2016). Isak tangis keluarga pecah saat jenazah korban di turunkan dari mobil ambulan.
Istri dan anak korban juga menangis histeris begitu jenazah tiba di rumah duka. Pihak keluarga tidak menyangka almarhum meninggal akibat dianiaya oleh sekelompok massa ormas.
Suasana sempat mencekam saat beberapa orang anggota ormas lain datang diduga akan melakukan penyerangan ke rumah duka. Namun puluhan aparat TNI-Polri yang berjaga jaga di sekitar lokasi rumah duka langsung mengusir anggota ormas yang menggunakan sepeda motor tersebut.
Jenazah Monang dimakamkan di pemakaman umum Jalan Sutomo Medan. Pihak keluarga berharap agar aparat kepolisian dapat segera mengusut, menangkap, dan memberikan hukuman yang setimpal bagi para pelaku penganiayaan yang menyebabkan anggota keluarga mereka meninggal dunia.
Monang meninggalkan seorang istri dan lima orang anak. Korban yang merupakan Ketua Ranting IPK, Kecamatan Medan Timur ini menjadi salah satu dari dua orang yang tewas pada saat bentrokan yang terjadi di Jalan Thamrin Simpang Jalan Asia Medan.
Poker Online Indonesia Pokercino.com