Agen Poker Terpercaya - Geovani H Chandra (20) harus bertanggung jawab atas kecelakaan mematikan di Jl Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi menyebut dia telah menyantuni keluarga dua korban tewas.
"Menyantuni keluarga korban dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Susetio Cahyadi menjawab pertanyaan wartawan di kantornya, Jl Yos Sudarso, Minggu (10/1/2016). Kapolres menyatakan hal itu saat ditanya wartawan apa tindakan yang sudah dilakukan pelaku terhadap korban, Seperti yang dilansir oleh
Agen Poker Terpercaya Pokercino.com
Korban yang diseruduk Geovani, seorang mahasiswa, adalah Anen dan Jaenal Arifin. Jaenal yang berusia 35 tahun, mengantongi KTP beralamat di Desa Jebol, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Saat kecelakaan maut terjadi pada Sabtu (9/1) pukul 06.30 WIB, Jaenal sedang berjalan kaki di Jl Boulevard Artha Gading.
Setelah menabrak Jaenal, bukannya Geovani berhenti, tapi malah kabur sehingga menabrak lagi tubuh Jaenal yang terpental 10 meter. Geovani kabur dengan menyeret tubuh Jaenal. Tak beberapa lama, Geovani menyeruduk pesepeda yang ada di depannya, Anen. Kerasnya serudukan membuat kaca depan mobil pecah dan tubuh Anen masuk ke dalam kaca yang berlubang itu. Geovani baru berhenti setelah mobilnya mogok di depan RS Pluit Gading.
Polisi telah mengamankan barang bukti dan memeriksa 3 saksi. "Saksi dari warga sekitar," ujar Kapolres.
Belum diketahui dari mana Geovani pergi di pagi hari itu. Juga belum diketahui apa warga perumahan Grande Residence 9A Kelapa Gading itu baru saja mengkonsumsi alkohol, narkoba atau sedang mengantuk.
Agen Poker Terpercaya Pokercino.com