Bandar Poker - Tim Investigasi Distrik Mbua, Papua menyatakan 47 anak balita meninggal dunia selama rentang waktu tiga bulan karena penyebab yang belum diketahui.
"Kami tim investigasi Distrik Mbua, sejak Oktober hingga Desember menemukan angka kematian tinggi, terutama anak umum enam bulan ke bawah," kata Ketua Tim Investigasi Kejadian Mbua Dinard Kelnia di Jayapura, Senin (14/12/2015), Seperti yang dilansir oleh
Bandar Poker Pokercino.com
Menurut dia, dari tim kesehatan yang sudah datang ke Distrik Mbua, hingga kini belum ada yang bisa memastikan penyebab dari kematian yang terjadi kepada puluhan anak tersebut.
"Sampai hari ini kami tidak tahu penyebabnya. Dari pemeriksaan dari kementerian kesehatan, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, dan sudah diperiksa di laboratorium, hasilnya sampai saat ini belum keluar," katanya.
Dinard pun meminta agar kasus ini tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak mana pun untuk mencari keuntungan pribadi. "Sebab itu kami hari ini minta, ini tidak boleh jadi proyek, dan kami minta lembaga terkati untuk mengambil sample," ujar dia.
Anggota DPR papua Emus Gwijangge menyayangkan pernyataan pihak kementerian kesehatan yang mengatakan isu kematian puluhan anak di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga tidak betul.
"Kementrian kesehatan yang meminta isu ini jangan dibesar-besarkan untuk mengklarifikasi karena ini memang betul terjadi," katanya.
Emus pun mencibir Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang seperti tidak melakukan apa pun dalam memastikan kasus kematian ini.
"Dinas Kesehatan jangan terlalu banyak euforia disini, dia harus segera bertanggung jawab atas hal ini. Saya harap semua komponen yang menyangkut kasus ini harus terlibat agar bisa diketahui penyebab dari kasus ini," ucapnya.
Bandar Poker Pokercino.com