Agen Poker Terbesar - Ketua DPR, Setya Novanto, tak mau ambil pusing terkait lawatan Jokowi ke AS dan pertemuan dengan Obama karena diatur pengusaha asal Singapura. Dia menilai kabar itu tak lebih dari sebuah isu.
"Itu kan masih isu-isu, saya lihat belum tahu masalah pernyataan yang disampaikan. Jangan sampai itu menjadi isu-isu terus ya, kita lihat," kata Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/11), Seperti yang dilansir oleh
Agen Poker Terbesar Pokercino.com
Menurutnya, sejauh ini Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno, sudah bekerja pada jalurnya untuk hubungan diplomasi. Maka dari itu, dia tak yakin ada pihak luar yang melobi pertemuan itu karena Menlu Retno cukup mumpuni.
"Karena sekarang kan ada Menteri Luar Negeri, kementerian kita yang sudah aktif berhubungan dengan diplomasi politik dan DPR juga menjembatani diplomasi-diplomasi politik kepada negara-negara sahabat. Itu sudah kita lakukan antara DPR dan juga Menlu," tuturnya.
Sebelumnya, akademisi Australia Michael Buehler, dosen Ilmu Politik Asia Tenggara di School of Oriental and African Studies di London, menulis di situs New Mandala dengan judul "Menunggu di Lobi Gedung Putih", pertemuan Jokowi dengan Obama di Gedung Putih itu terjadi berkat lobi konsultan Singapura yang membayar sebesar USD 80 ribu atau setara Rp 1 miliar kepada perusahaan pelobi di Las Vegas, AS.
Agen Poker Terbesar Pokercino.com